CHARGRE TANPA KABEL
Salam IT kawan-kawan. :-)
Kawan - kawan pasti bingung atau kewalahan kalau stop kontak listrik sudah penuh dengan kabel - kabel yang ada, dan kita ingin me-Charge Gadget kita. seiring berkembangnya teknologi, sekarang sudah ada yang namanya Power Bank. Power bank itu me-Charge tanpa kabel, tetapi ketika level power bank itu habis, maka power bank harus juga dicharge menggunakan kabel dan agak ribet.
Mungkin Sobat membayangkan, apakah ada alat atau pheriperal untuk me-Charge tanpa kabel? ada atau tidak? dan akhirnya ada, tetapi penjualanya masih komersial
DULU sempat muncul pemikiran iseng tentang kemungkinan wireless power alias mengisi ulang baterai tanpa menggunakan kabel. Sebuah pemikiran--yang waktu itu--dianggap mustahil, mana mungkin mengisi ulang sebuah baterai dengan energi listrik tanpa bantuan kabel?
Namun, kini ide wireless power sudah menjelma menjadi kenyataan. Pada 28 Oktober 2002 lalu, Splashpower Ltd yang berlokasi di Cambridge, Inggris, mampu membuat peranti wireless power.
Wireless power juga dapat diartikan sebagai mengisi ulang baterai tanpa menggunakan kabel. Sedangkan wireless itu sendiri memiliki persamaan menghantar listrik tanpa kabel. Listrik bisa dihantarkan tanpa media sejauh dua meter. Prinsip kerjanya sama dengan bagaimana penyanyi opera dapat meretakkan gelas dari jarak jauh
Teknologi inovatif keluaran Splashpower ini merupakan sebuah solusi bagi kita yang ingin memperoleh sisi kepraktisan di saat mengisi ulang baterai. Sisi praktisnya, tidak perlu kabel saat mengisi ulang. Baterai cukup diletakkan saja pada peranti tersebut.
Solusi dari Splashpower ini memiliki dua bagian penting, yakni SplashModule, berupa sebuah modul penerima (receiver) yang dapat dikustomisasi ke beberapa ukuran, bentuk, atau lekukan dari peranti. Kehadirannya tidak tampak berpengaruh pada penampilan produk. Dirancang untuk digunakan pada PDA, handphone, personal music player, dan konsol game.
Sedangkan bagian lainnya yaitu SplashPad, yaitu lapisan tipis sekira 6 mm, merupakan bantalan dari universal wireless charging yang dicolokkan ke stop kontak listrik dan dapat ditempatkan dalam beberapa permukaan tanpa menimbulkan efek kejut listrik atau discharge.
Manfaat
Ide Splashpower muncul dari frustrasi kami dari berbagai hal yang ada dalam keseharian dalam pengecasan (charge) portabel. Mengecas (charge) alat portabel adalah suatu perjuangan dan kita ingin membuatnya menjadi lebih sederhana.
Kita semua bisa menghubungkannya dengan sikap frustasi dalam mencari alat cas (charge) yang benar, mencari ruang stop kontak yang bebas atau memainkan konektor hanya untuk menyimpan portabel kita.
Splashpower telah mengembangkan suatu cara yang baru menggerakkan alat berdasar pada energi tanpa kawat (kabel):
1. Untuk menghapuskan kebutuhan akan suatu pengecasan (charge) yang berbeda untuk tiap-tiap alat.
2. Keseluruhan proses menjadi mudah dan tanpa usaha keras.
Pengecasan (charge) Tradisional
Permasalahan
• Alat cas (charge) berbeda per-portabel
• Mencari dan menghubungkan alat cas(charge)
• Menggunakan kabel yang panjang
• Teknologi Baterei yang berlari lebih cepat oleh menggerakkan permintaan
• Konektor- tak dapat dipercaya, dan terbatas
• Membawa alat cas (charge) berbeda ketika bepergian

Pengecasan (charge) Tanpa Kebel
Manfaat
• Satu alat cas (charge) untuk portable yang berbeda
• Kenyamanan- memindahkan kabel yang terakhir
• Dasar cas(charger) yang modis (gaya) berbeda-beda
• kemudahan dalam pengecasan (charging)
• Halus, rapi, dan tahan air
• Masa depan alat cas (charger)

Ciri-Ciri:
Bentuk dan ukurannya tak beda jauh dengan bantalan mouse komputer meja. Cuma, di salah satu sisinya, terdapat kabel untuk disambungkan ke sumber listrik, baik colokan di rumah maupun socket pemantik rokok di mobil. Untuk mengecas baterai ponsel, cukup letakkan ponsel di atas bantalan itu. Ukuran modul ini pun lebih kecil daripada kartu SIM ponsel dengan ketebalan kurang dari satu milimeter.
Itulah pengecas (charger) nirkabel yang dinamai Splashpad. Pengecas nirkabel ini buatan Splashpower Ltd., perusahaan teknologi yang bermula dari kompleks Cambridge University di Cambridge, Inggris. Splashpad dapat mengisi baterai peralatan elektronik portabel apa saja, dari ponsel, konsol permainan video, komputer genggam, dan kamera digital, atau pemutar musik digital.

Cara Kerja
Ada dua bagian pada suatu system energi tanpa kawat/kabel :
- Dasar pengecasan (charge) splashpower ini dapat mengecas(charge) berbagai macam alat portable
- Alat manapun dengan memilki penerima yang pantas dari splashpower.

Dasar pengecasan (charge) mungkin adalah suatu alat cas (charge) yang dapat berdiri atau membangun ke dalam produk lain (misalnya meja tulis, pencetak). Penerima splashpower mungkin adalah suatu adaptor (splashmodul) atau yang dibuat di dalam alat tersebut.
Perpindahan Tenaga
Dasar cas (charge) melakukan perpindahan tenaga kepada penerima melalui efek magnetic digabungkan. Efek magnetic adalah sama prinsipnya dengan dasar yang secara luas yang digunakan motor dan trafo berdaya tinggi.
Prinsip teknologi Splashpad ini berbasis pada pemindahan tenaga induktif magnetik. Sistem pengecasan induktif telah digunakan dalam banyak produk, misalnya pada sikat gigi elektrik yang dapat dicas. Tapi, menurut David Whitewood, Vice President of Business Development Splaspower, teknologi itu memiliki banyak keterbatasan. Itulah sebabnya, Splashpower mengembangkan solusi yang dapat bekerja untuk peralatan elektronik portable.
Sistem Splashpad bekerja dengan menghasilkan sebuah medan magnet yang mentransfer energi ke dalam peralatan elektronik dengan sebuah modul Splash penerima. Energi yang ditransfer itu merupakan arus searah (direct current), yang cocok untuk semua jenis baterai peralatan elektronik portabel.
Splashpower mengklaim produk yang telah mereka patenkan ini sangat aman. Bahkan, jika tanpa sengaja Anda meletakkan kartu kredit atau kaset video di atasnya pun tak akan terhapus datanya. Di balik bantalan itu terdapat susunan koil pelat yang menyebarkan secara merata medan magnet rendah ke seluruh permukaan bantalan. Dengan demikian, di mana pun peralatan elektronik di taruh di atas permukaan itu dapat menangkap aliran pengecasan. Ukuran koil-koil itu dapat beragam, begitu pula bentuknya, bisa segi empat, bulat, atau lonjong.
Ada banyak keuntungan pada pendekatan ke tenaga tanpa kawat(kabel) :
- Tenaga/energi ditransfer dengan efisiensi sangat tinggi dan menggabungkan ke dalam penerima
- tenaga dapat serupa dengan suatu kawat (kabel) (memberi tugas) serupa waktu
- penerima kecil menggunakan adaptor menarik dan pengintegrasian secara mudah ke dalam alat yang mencakup handsests(portable)
Keselamatan, Kendali, dan power-down gaya rendah
Alat pengecas splashpower dapat mengenali ketika suatu splashpower memungkinkan alat hadir:
- operasi otomatis ini mengijinkan ketika suatu alat ditempatkan pada atas alat cas(charge) untuk kenyamanan
- otomatis ini mengijinkan tenaga rendah menurun untuk menyimpan energi ketika tidak ada alat yang hadir
- “objek asing” tidak mau/akan menyebabkan alat cas(charge) itu untuk pengisian tenaga/energi (pergerakan ke atas.)
Alat penerima splashpower meliputi konversi tenaga dan corak kendali
- alat ini mengijinkan untuk melihat profil tenaga yang sama seolah-olah mengisi kedalam suatu alat pengecas (charge) tanpa kawat(kabel).
Untuk mendapatkan informasi yang lebih terperinci dan menyenangkan silahkan melihat bagian teknologi dibawah ini :

Adapun dapat kita ambil cara kerjanya dari system wireless power pada laptop

- Gerakkan dari induk ke antena, yang mana adalah terbuat dari Antena tembaga diresonansikan pada suatu frekwensi 6.4MHz, yang memancarkan gelombang elektromagnetis
- Ekor dari antena ' terowongan' atas ke 5m ( 16.4ft)
- Listrik yang diambil oleh antena laptop,yang harus juga diresonansikan pada 6.4MHz. Energi dulu re-charge alat
- Energi yang tidak ditransfer ke laptop yang dilakukan oleh sumber antena. Objek yang lain tidak mempengaruhi ketika resonansi pada 6.4MHz.
Namun, kini ide wireless power sudah menjelma menjadi kenyataan. Pada 28 Oktober 2002 lalu, Splashpower Ltd yang berlokasi di Cambridge, Inggris, mampu membuat peranti wireless power.
Wireless power juga dapat diartikan sebagai mengisi ulang baterai tanpa menggunakan kabel. Sedangkan wireless itu sendiri memiliki persamaan menghantar listrik tanpa kabel. Listrik bisa dihantarkan tanpa media sejauh dua meter. Prinsip kerjanya sama dengan bagaimana penyanyi opera dapat meretakkan gelas dari jarak jauh
Teknologi inovatif keluaran Splashpower ini merupakan sebuah solusi bagi kita yang ingin memperoleh sisi kepraktisan di saat mengisi ulang baterai. Sisi praktisnya, tidak perlu kabel saat mengisi ulang. Baterai cukup diletakkan saja pada peranti tersebut.
Solusi dari Splashpower ini memiliki dua bagian penting, yakni SplashModule, berupa sebuah modul penerima (receiver) yang dapat dikustomisasi ke beberapa ukuran, bentuk, atau lekukan dari peranti. Kehadirannya tidak tampak berpengaruh pada penampilan produk. Dirancang untuk digunakan pada PDA, handphone, personal music player, dan konsol game.
Sedangkan bagian lainnya yaitu SplashPad, yaitu lapisan tipis sekira 6 mm, merupakan bantalan dari universal wireless charging yang dicolokkan ke stop kontak listrik dan dapat ditempatkan dalam beberapa permukaan tanpa menimbulkan efek kejut listrik atau discharge.
Manfaat
Ide Splashpower muncul dari frustrasi kami dari berbagai hal yang ada dalam keseharian dalam pengecasan (charge) portabel. Mengecas (charge) alat portabel adalah suatu perjuangan dan kita ingin membuatnya menjadi lebih sederhana.
Kita semua bisa menghubungkannya dengan sikap frustasi dalam mencari alat cas (charge) yang benar, mencari ruang stop kontak yang bebas atau memainkan konektor hanya untuk menyimpan portabel kita.
Splashpower telah mengembangkan suatu cara yang baru menggerakkan alat berdasar pada energi tanpa kawat (kabel):
1. Untuk menghapuskan kebutuhan akan suatu pengecasan (charge) yang berbeda untuk tiap-tiap alat.
2. Keseluruhan proses menjadi mudah dan tanpa usaha keras.
Pengecasan (charge) Tradisional
Permasalahan
• Alat cas (charge) berbeda per-portabel
• Mencari dan menghubungkan alat cas(charge)
• Menggunakan kabel yang panjang
• Teknologi Baterei yang berlari lebih cepat oleh menggerakkan permintaan
• Konektor- tak dapat dipercaya, dan terbatas
• Membawa alat cas (charge) berbeda ketika bepergian

Pengecasan (charge) Tanpa Kebel
Manfaat
• Satu alat cas (charge) untuk portable yang berbeda
• Kenyamanan- memindahkan kabel yang terakhir
• Dasar cas(charger) yang modis (gaya) berbeda-beda
• kemudahan dalam pengecasan (charging)
• Halus, rapi, dan tahan air
• Masa depan alat cas (charger)

Ciri-Ciri:
Bentuk dan ukurannya tak beda jauh dengan bantalan mouse komputer meja. Cuma, di salah satu sisinya, terdapat kabel untuk disambungkan ke sumber listrik, baik colokan di rumah maupun socket pemantik rokok di mobil. Untuk mengecas baterai ponsel, cukup letakkan ponsel di atas bantalan itu. Ukuran modul ini pun lebih kecil daripada kartu SIM ponsel dengan ketebalan kurang dari satu milimeter.
Itulah pengecas (charger) nirkabel yang dinamai Splashpad. Pengecas nirkabel ini buatan Splashpower Ltd., perusahaan teknologi yang bermula dari kompleks Cambridge University di Cambridge, Inggris. Splashpad dapat mengisi baterai peralatan elektronik portabel apa saja, dari ponsel, konsol permainan video, komputer genggam, dan kamera digital, atau pemutar musik digital.

Cara Kerja
Ada dua bagian pada suatu system energi tanpa kawat/kabel :
- Dasar pengecasan (charge) splashpower ini dapat mengecas(charge) berbagai macam alat portable
- Alat manapun dengan memilki penerima yang pantas dari splashpower.

Dasar pengecasan (charge) mungkin adalah suatu alat cas (charge) yang dapat berdiri atau membangun ke dalam produk lain (misalnya meja tulis, pencetak). Penerima splashpower mungkin adalah suatu adaptor (splashmodul) atau yang dibuat di dalam alat tersebut.
Perpindahan Tenaga
Dasar cas (charge) melakukan perpindahan tenaga kepada penerima melalui efek magnetic digabungkan. Efek magnetic adalah sama prinsipnya dengan dasar yang secara luas yang digunakan motor dan trafo berdaya tinggi.
Prinsip teknologi Splashpad ini berbasis pada pemindahan tenaga induktif magnetik. Sistem pengecasan induktif telah digunakan dalam banyak produk, misalnya pada sikat gigi elektrik yang dapat dicas. Tapi, menurut David Whitewood, Vice President of Business Development Splaspower, teknologi itu memiliki banyak keterbatasan. Itulah sebabnya, Splashpower mengembangkan solusi yang dapat bekerja untuk peralatan elektronik portable.
Sistem Splashpad bekerja dengan menghasilkan sebuah medan magnet yang mentransfer energi ke dalam peralatan elektronik dengan sebuah modul Splash penerima. Energi yang ditransfer itu merupakan arus searah (direct current), yang cocok untuk semua jenis baterai peralatan elektronik portabel.
Splashpower mengklaim produk yang telah mereka patenkan ini sangat aman. Bahkan, jika tanpa sengaja Anda meletakkan kartu kredit atau kaset video di atasnya pun tak akan terhapus datanya. Di balik bantalan itu terdapat susunan koil pelat yang menyebarkan secara merata medan magnet rendah ke seluruh permukaan bantalan. Dengan demikian, di mana pun peralatan elektronik di taruh di atas permukaan itu dapat menangkap aliran pengecasan. Ukuran koil-koil itu dapat beragam, begitu pula bentuknya, bisa segi empat, bulat, atau lonjong.
Ada banyak keuntungan pada pendekatan ke tenaga tanpa kawat(kabel) :
- Tenaga/energi ditransfer dengan efisiensi sangat tinggi dan menggabungkan ke dalam penerima
- tenaga dapat serupa dengan suatu kawat (kabel) (memberi tugas) serupa waktu
- penerima kecil menggunakan adaptor menarik dan pengintegrasian secara mudah ke dalam alat yang mencakup handsests(portable)
Keselamatan, Kendali, dan power-down gaya rendah
Alat pengecas splashpower dapat mengenali ketika suatu splashpower memungkinkan alat hadir:
- operasi otomatis ini mengijinkan ketika suatu alat ditempatkan pada atas alat cas(charge) untuk kenyamanan
- otomatis ini mengijinkan tenaga rendah menurun untuk menyimpan energi ketika tidak ada alat yang hadir
- “objek asing” tidak mau/akan menyebabkan alat cas(charge) itu untuk pengisian tenaga/energi (pergerakan ke atas.)
Alat penerima splashpower meliputi konversi tenaga dan corak kendali
- alat ini mengijinkan untuk melihat profil tenaga yang sama seolah-olah mengisi kedalam suatu alat pengecas (charge) tanpa kawat(kabel).
Untuk mendapatkan informasi yang lebih terperinci dan menyenangkan silahkan melihat bagian teknologi dibawah ini :

Adapun dapat kita ambil cara kerjanya dari system wireless power pada laptop

- Gerakkan dari induk ke antena, yang mana adalah terbuat dari Antena tembaga diresonansikan pada suatu frekwensi 6.4MHz, yang memancarkan gelombang elektromagnetis
- Ekor dari antena ' terowongan' atas ke 5m ( 16.4ft)
- Listrik yang diambil oleh antena laptop,yang harus juga diresonansikan pada 6.4MHz. Energi dulu re-charge alat
- Energi yang tidak ditransfer ke laptop yang dilakukan oleh sumber antena. Objek yang lain tidak mempengaruhi ketika resonansi pada 6.4MHz.
0 Komentar